Kabar Tasmi

Kabar Tasmi

Belia yg berjuang disaat lockdown

Pandemi covid-19 memaksa lembaga pendidikan mengganti metode Kegiatan Belajar Mengajar dari tatap muka menjadi daring.

Tak terkecuali, madrasah ibtidaiyah plus Andalusia Quranic school (AQS). 

Sebagai lembaga kami berusaha menjadikan KBM daring tetap menarik dan produktif. Produktif dalam apa? Produktif dalam menanamkan cinta Al Qur'an, salah satu karakter yang ditanamkan para asatidz kepada santri AQS sejak awal masuk.

 

Alhamdulillah, para santri yang masih belia ini, tetap semangat dalam berjuang, menyetorkan ayat demi ayat di KBM online melalu Voice Note atau Video Call. 

 

Kenapa kami sebut sebuah perjuangan? Ya, karena disana terdapat godaan yang begitu besar. Terutama saat karantina ini, godaan gadget, televisi, dan juga bisikan setan; 

"Udahlah tidak usah setoran, toh kita tidak bertemu ustadz dan teman-teman, santai saja."

 

Hmm, bagi mereka yang pernah merasakan berjuang menghafal Al Qur'an dengan tajwid yang benar tentu paham benar, betapa perjuangan ini tidaklah mudah.

Kondisi ini membuat kami bersyukur kepada Allah yang maha besar, antrian santri untuk tasmi' ( membaca ayat Al Qur'an tanpa melihat mushaf) disaat masuk sekolah kembali begitu banyak. Dan ada satu santri yang telah khatam tilawah 30 juz binadzor, masyaa Allah. Sungguh, nikmat Tuhan manakah yang engkau dustakan?

 

Selamat kami ucapkan kepada para santri dan  orang tua yang telah Istiqomah membimbing putra putrinya untuk bersahabat dengan Al Qur'an setiap hari.

Para santri, mereka masih belia, namun telah sanggup berjuang mengumpulkan pundi-pundi pahala untuk ayah bundanya kelak. Sungguh ini bukan perjuangan biasa, mereka generasi belia yang luar biasa.

Mereka adalah :

1. Kayyisah Zhafiroh Mumtaz, kelas 4 Thaif, Juz 27

2. Zulaikha Ayu Arum Sari, kelas 4 Thaif, Juz 2

3. Asma Zulfa Diyanah, kelas 3 D. jandal, Juz 1

4. Raisa Hilwana Azaria, Kelas 1 Uhud, Juz 30

5. Muhammad Najib Dhiyauddin, kelas 1 Tabuk, Juz 30

6. Sidqi Akmal Makarim, Kelas 1 khaibar, Juz 30

7. L.A Gunawan januar, kelas 1 Hunain, Juz 30

8. Salsa Nurul Azizah,   kelas 3 D. jandal, Juz 29

9. Malika Najla Izdihar,  kelas 3 D. jandal, Juz 29

10. Abiyu Yaafi Athallah, kelas 2 Mu'tah, Juz 30

11. Fabian Alfaris, kelas 6 Dzu qarad, Juz 1

12. Tuhfah Kayla Malihah, kelas 6 Dzu qarad, Juz 3

13. Ghaida Zakya, kelas 5 Muraisyi', Juz 1

14. Nadhif Muhammad Aldrin, kelas 5 muraisyi',  Juz 1

15. Vanya Althafunnisa jasmine, kelas 4 Hamra Al Asad, Juz 28

16. Zahirah Haura putri, kelas 3 buwath, Juz 2

17. Maryam Halim, kelas 1 tabuk, Juz 30

18. Marissa Almira Syauqina, kelas 1 tabuk, Juz 30

19. Naurah Guzel putri rajas, kelas 1 hunain, Juz 30

20. Almira Zahran Rahmanty, kelas 1 Uhud, Juz 30

21. Fauziah, kelas 1 Badar, Juz 30

22. Naura adzkria Imani, kelas 2 Usyairoh, Juz 30 

23. Muhammad Ilyas Halim, kelas 4 thaif, Juz 29

24. Nasywah Rosyadah, kelas 6 Dzu Qarad, Juz 1

25. Ghaniya Nafisa Sukowo, kelas 6 Dzu Qarad, Juz 3

26. Kameela Orchida Hisani, kelas 6 Dzu Qarad, Juz 6

27. Kameela Orchida Hisani, kelas 6 Dzu Qarad, Juz 5

Untuk santri yang lain, mereka juga luar biasa, yang telah tasmi' sebelum lockdown dan yang in sya Allah akan segera menyusul dalam daftar antrian panjang ini.

kami Andalusia Qur'anic School, bersama umat membangun peradaban.

Biidznillah...